Kasat Reskrim Polres Tobasa AKP M. Nainggolan,SH,M.Si memberikan arahan dan pencerahan serta pengecekan penanganan Kasus Tunggakan Tahun 2016 kepada Penyidik Pembantu Sat Reskrim dan Kanit Reskrim Polsek Jajaran saat pelaksanaan Gelar Anev Kinerja fungsi Reskrim di Ruang Gelar Sat Reskrim Polres Tobasa. Rabu (19/4).

Dalam arahannya AKP M.Nainggolan,SH,M.Si menekankan kepada anggota Sat Reskrim agar benar-benar maksimal dan harus memperhatikan Standar Operasional Prosedur dalam melakukan penegakan hukum. Penerimaan laporan masyarakat juga harus tanggap dan cepat, berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“Tidak ada makelar kasus, pungli, peras di Polres Tobasa, layani masyarakat dengan baik tingkatkan kemampuan personil. Lakukan gelar perkara setiap melakukan penyidikan karena itu akan menentukan langkah hukum kedepan,” ujar Kasat Reskrim dalam arahannya kepada personil Sat Reskrim Polres Tobasa. Kasat Reskrim juga menekankan kepada penyidik, agar meningkatkan pengungkapan kasus tunggakan, dan mengungkap kasus curanmor yang terjadi diwilayah hukum Polres Tobasa dengan membentuk Team/Unit khusus pengungkapan kasus curanmor serta mensosialisasikan Putusan MK Nomor : 130/PPU-XII/2015  tentang penyidik wajib memberitahukan dan menyerahkan SPDP penyidikan kepada JPU, Terlapor dan Pelapor/korban dalam waktu paling lambat 7 hari setelah dikeluarkannya Surat Perintah penyidikan.

Ditambahkan Kasat Reskrim, arahan ini merupakan upaya dalam meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, terutama bagi para pendiri keadilan dan menyukseskan program prioritas Kapolri, yakni mewujudkan polisi yang profesional, modern, dan terpercaya (promoter).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here