img_20161206_101358img_20161206_100031

img_20161206_100055img_20161206_101315

Pada hari Senin tanggal 05 Desember 2016 sekira pukul 23.00 wib, Polres Tobasa bersama Polsek Balige telah mengamankan 11 orang penduduk Kabupaten Tanggamus Provinsi Lampung yang mengontrak rumah di jalan Tandang Buhit Kel. Pardede Onan Kec. Balige Kab. Tobasa. Dan setelah diamankan ke Polres Tobasa untuk menghindari amuk massa, selanjutnya Sat Reskrim dan Sat Intelkam Polres Tobasa melakukan pemeriksaan dan menginterogasi ke 11 orang tersebut di Kantor Sat Reskrim Polres Tobasa. Kemudian hari Selasa tanggal 06 Desember 2016 pukul 10.00 wib, Kapolres Tobasa AKBP Jidin Siagian,SH,MH, Kabag Ops Polres Tobasa Kompol B.Manurung, Kasat Reskrim Polres Tobasa AKP M. Nainggolan,SH,M.Si dan Kasat Intelkam Polres Tobasa AKP Nazaruddin Siregar melakukan konfrensi Pers di ruangan Sat Reskrim Polres Tobasa terkait 11 orang yang diamankan tersebut. Dari hasil keterangan ke 11 orang yang diamankan tersebut mereka mengakui sebagai karyawan di UD. Tebek Jaya Kec. Talang Padang Kab. Tanggamus Prov. Lampung dibidang penjualan alat-alat rumah tangga dan alat pengaman/penghemat kompor gas. Dalam konfrensi pers tersebut Kapolres Tobasa AKBP Jidin Siagian,SH,MH menyesalkan penyebaran isu telah diamankan teroris didaerah Kec. Balige Kab. Tobasa. Menurut Kapolres Tobasa, hal itu memicu timbulnya keresahan ditengah-tengah masyarakat. Namun Kapolres Tobasa AKBP Jidin Siagian,SH,MH mengapresiasi kepedulian masyarakat Kab. Tobasa atas informasi penduduk yang datang ke Kab. Tobasa. Dalam konfrensi Pers, Kapolres Tobasa mengatakan bahwa ke 11 orang penduduk provinsi Lampung tersebut telah dicek secara mendalam, juga meminta bantuan Kapolres Tanggamus untuk mencek Boidata mereka dan mengatakan mereka benar adalah pemilik dan usaha menjual produk pentilator pengaman kompor gas. Namun Kapolres Tobasa menegaskan bahwa ke 11 orang tersebut tetap dilakukan pemeriksaan, mengambil sidik jari, data lengkap, diambil fhoto dan mengamankan seluruh barang termasuk HP, KTP, KK untuk diperiksa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here