Tribratanewstobasa—SEK LBN JULU

Pada hari Jumat, 9 Maret 2018
Kapolsek Lumban Julu AKP KOMANDO TARIGAN bersama dengan Kanit Reskrim Polsek Lumban Julu IPTU D. HABEAHAN melaksanakan Pengamanan Aksi pengembalian aset milik PT.Aquafarm yang sudah habis masa sewa/kontrak di Desa Sirukungon Kecamatan Ajibata Kabupaten Tobasa.

yang menghadiri oleh :
– Kapolsek Lumban Julu
– Kanit Reskrim Lumban Julu
– Personil Koramil Lumban Julu sekira : 6 Orang
– Humas PT Aquafarm Sektor Sirukungon : Gunawan Manurung
– Humas PT.Aquafarm Nusantara di Medan : Muhamad Rizal
– Kepala personalia : Gonggom Sidabutar.
– Sekuriti/satpam P.T Aquafarm sebanyak 20 orang.
Pada pukul 10.00 wib. kepala personalia dan humas sektor sirukungon yang bertempat di gudang penyimpanan pekan ikan menererangkan kepada Kanit reskrim polsek lumban julu dan kapospol ajibata bahwa :
-Permasalahan ini adalah biaya sewa -menyewa lahan yang sudah habis masa kontrak pada tanggal 28 Februari 2018.
– Kemudian pada sekira bulan Oktober 2017 pihak PT.Aquafarm nusantara memberitahukan kepada masyarakat sirukungon guna untuk perpanjangan kontrak /sewa lahan akan tetapi pihak masyarakat tidak mengizinkan.
– Pada tanggal 17 pebruari 2018 PT.Aquafarm nusantara sudah melayangkan kontrak/sewa yang sudah di tanda tangani oleh ke 4 keturunan Op.Jaronjang Manurung setuju dan sudah di notariskan di balige dengan dana sebesar 127.000.000 /tahun akan tetapi uang tersebut belum dibayarakan kepada siapa pun.
– Pada pukul 10.30 masyarakat yang pro dengan PT aquafam mendatangi lokasi dengan kapal milik humas sirukungon dengan merk kapal “sirukungon 02” sekira 10.30 wib yang dikemudikan oleh Adi Sianturi dan seluruhanya merupakan wanita dan anak-anak yang merupakan istri dan anak karyawan P.T Aquafarm.

– Pada pukul 12.00 wib masyarakat yang di pimpin Tony walker manurung dan Arimo Manurung yang mengklaim sebagai pemilik lahan dan keturunan op.Jaronjang Manurung, Anggota DPRD Afron Sirait , Kepala Desa Sirukungon, para wartawan , para pencinta alam danau toba, ormas Pemuda Pancasila yang dipimpin Ketua PAC.Ajibata Duen Rumualdo Sirait , dan masyarakat Sirukungon sekira 200 orang dengan menggunakan 2 buah kapal.

– Bapak Arimo Manurung,SH dan Tony walker manurung berkoordinasi dengan pihak humas PT.Aquafarm nusantara Gunawan Manurung untuk menuntut bahwa PT.Aquafarm nusantara tidak ada memperpajang kontrak/sewa dan tidak seluruh keturunan Op.Jaronjang mengetahui ada kontrak baru. Apabila ada kontrak baru pihak Tony walker seharusnya mengetahui.dan akan tetap pada penjanjian bahwa PT.Aquafarm Nusantara mengehentikan kegiatan dan mengembalikan aset milik PT.Aquafarm Nusantara yang berada di lahan tersebut.

– Hasil dari koordinasi dari pihak Tony walker Manurung sebagai pihak Op.Jaronjang dan Humas PT.Aquafarm Nusantara Sektor Sirukungon Gunawan Manurung yang juga sebagai keturunan Op Jaronjang Manurung adalah :

Hasil kesepakatan pembicaraan antara pihak pertama milik lahan :
1.Toni walker manurung.
2.Gunawan Manurung.
3.PT.Aquafarm Nusantara.

poin kesepakatan pembicaraan dintara yang bersengketa :
-melaksanakan mediasi di fasilitasi polsek lumban julu pada hari sabtu tanggal 10.3.2018 jam 10.00 wib di polsek lumban julu.

– Undangan resmi dari polsek dari masing-masing yang bersengketa yang hadir dipolsek 5 (lima) orang.

– tidak ada kegiatan oprasional yamg dilakukan oleh PT.Aquafarm selama 1 hari di lahan yang sudah disepakati.
saksi :
– Afron Sirait
– Kapolsek Lumban julu
-Danramil
mengetahui : Kepala desa sirukungon (punguan manurung )
1. Acara aksi pengembalian aset milik P.T Aquafarm Nusantara adalah semata karena perjanjian kontrak/sewa sudah habis. dan tidak adanya kesepakatan sewa baru yang diletahui oleh Tony walker manurung yang merasa bahwa ianya dan keturunan Op.Jaronjang lainya yang ada di desa sirukungon dan di luar sirukungon.

2.Lahan yang berada di Desa Sirukungon adalah tanah wilayah dan belum ada pembagian kepada ahli waris dari Op.Jaronjang Manurung mana pun.

3.Tidak semua keturunan Op.Jaronjang Manurung yang mengetahui adanya kontrak baru dalam hal ini kontrak /sewa lahan.

Namun Tidak menutup kemungkinan akan adanya pemberitaan media cetak dan online terkait dengan permasalahan ini kemudian adanya pihak-pihak yang lain tidak menginginkan kesepakan antara pihak yang bersengketa, Tidak menutup kemungkinan akan ada aksi protes dari masyarakat yang pro dengan kelestarian danau toba. Akan adanya massa yang di luar dari undangan resmi di kedua pihak yang bersengketa datang ke polsek lumban julu.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here