Tribratanes Tobasa( 09/04/2019 )

Personil Polres Tobasa melakukan Simulasi Penanganan Tindak pidana Dan Kerusuhan Massa pada Pileg dan Pilpres 2019 di TPS dan KPU di Wilayah Kab.Toba Samosir

Adapun Kegiatan ini dihadiri oleh :

– Bupati Toba Samosir yang diwakili oleh Sekda Kab.Tobasa
– Kapolres Tobasa
– Wakapolres Tobasa
– Kepala Kajari Kab.Tobasa (diwakili Kasi Pidsus).
– OPD Pemkab Tobasa
– Danki Simbisa
– Para Danramil
– KaSubdenpom Balige
– Ketua LADN
– Ketua Dprd Kab.Tobasa (Wakil Ketua DPRD)
– Ketua Pengadilan Negeri Kab.Tobasa (Hakim PN Balige)
– Kasatpol PP Kab Tobasa
– Kadishub Kab.Tobasa
– Ketua KPU Kab.Tobasa
– Ketua Bawaslu Kab.Tobasa
– Para PJU Polres Tobasa
– Para Kasat Polres Tobasa
– Para Kapolsek
– Ketua Pac Ampi Kab.Tobasa
– Ketua Pac Knpi Kab.Tobasa
– Ketua Pac IPK Kab.Tobasa
– Ketua Pac Pemuda Pancasila Kab.Tobasa
– Para Perwira
– Personil Polres Tobasa
– Damkar Kab.Tobasa
– Tokoh Masyarakat
– Tokoh Agama

 

Rangkaitan Kegiatan :

I. Laporan Perwira yg ditunjuk.
A. SESI PERTAMA
1. Petugas Pengamanan Tps Sudah Berada Di Tps

2. Ketua KPPS memberikan arahan kepada warga masyarakat yg akan melaksanakan/ memberikan hak suaranya di tps pada pemungutan suara dengan jujur dan adil.yaitu dgn membawa al :
A. Undangan C6
B. E KTP
C. Surat Keterangan dari Disdukcapil .

3. Para pemilih sudah mulai tiba di TPS dan pada waktu yang telah ditentukan pada Pkl 07.00 wib, sesuai dgn PKPU No.09/2019. KPPS kembali menjelaskan kepada Pemilih yg membawa Undangan C6 yg diberikan KPU, agar memberikan Surat Undangan C6 kpd Petugas KPPS ,dan mempersilahkan duduk ditempat yg disiapkan dan menunggu Panggilan untuk menerima Surat Suara yg akan di Coblos sebanyak 5 lembar ,terdiri dari Surat Suara Calon Presiden , DPR RI, DPD, DPRD TK I, DPRD TK II.

4.Ditengah Proses Pencoblosan Suara Terjadi Keributan Kecil karena ada Warga yang datang ke TPS yg hanya membawa KTP lama dan tidak ada membawa Surat Undangan C6 dari KPU dan tdk memiliki E.KTP dan tidak ada membawa Surat Keterangan dari Disdukcapil ,
Dan berniat hrs mencoblos .
Namun pihak JPPS memberikan Penjelasan bahwa krn warga tsb tdk terdaftar dlm DPT, dan tidak memiliki e KTP dan tdk ada Suket dari Disdukcapil, maka kepadanya tdk diberikan Hak untuk mencoblos,
Namun orang tsb tidak terima dgn Penjelasan KPPS dan melaporkan kpd warga lain dikampungnya untuk mendatangi TPS tsb.
Agar diberikan Haknya untuk mencoblos dgn cara berteriak teriak yg mengganggu jalannya Pemungutan Suara di TPS tersebut.
menganggap telah terjadi kecurangan pada saat penghitungan suara dan dengan permintaan kpps, polri yang bertugas di tps dapat mengatasi keributan tersebut..

5. Krn Waktu Pencoblosan sdh Selesai dan masyarakat tdk ada lagi yg akan mencoblos, berhubung waktu sdh menunjukkan pkl 13.00 wib, dan Ketua KPPS masih memberikan waktu mencoblos bagi Warga yg sdh mendaftar, Namun krn tdk ada lagi Warga yg akan mencoblos , maka Ketua KPPS akan melakukan Penghitungan Kertas Suara, Ketua KPPS dan anggota disaksikan Para. Saksi dan pengawas TPS dan masyarakat sebagai Pemilih menyaksikan proses Penghitungan Suara.

 

B. SESI KEDUA

1. Kotak suara di kawal oleh dua orang personil polri

2. Di daerah sepi petugas di hadang oleh otk dan berhasil kotak suara dan kabur, petugas polri melaporkan ke seluruh jalur malalui radio ht. Termasuk di monitor oleh kapolsek/ padal serta ka spkt polres tobasa

3. Kapolsek/ padal serta ka spkt polres tobasa langsung pancarkan ke jalur yang patroli sabhara, lalulintas tutup jalan dengan lakukan hunting sedangkan reskrim dan intel lakukan penngejaran terhadap pencurian kotak suara

4. Dengan kesigapan petugas polri polres tobasa secara terpadu pelaku dapat di amankan dan di boyongkan ke polres tobasa untuk proses lanjut.

C. SESI KETIGA

1. Surat suara sudah di kpu saatnya untuk penghitungan dalam hal ini polres tobasa sudah mempersiapkan tenaga keamanan skala besar untuk antisipasi ancaman keamanan, dalmas awal oleh polwan, dalmas lanjutan oleh sabhara, phh bahkan dakhuda oleh brimob

2. Setelah disepakati oleh semua pihak maka ketua kpu mengumumkan hasil rekapiltulasi perolehan suara, ternyata pendukung paslon yang didominasi kalah suara tiba tiba mengamuk hingga sangat ribu

3. Sat binmas selaku unit mediasi di kedepankan, namun massa tidak terima

4. Dalmas awal oleh polwan mencoba menenangkan massa, ternyata massa semakin tidak terkontrol disinilah masuk lintas kedalmas, massa malah semakin anarkis dan brutal dengan posisi ini lintas ganti dilakukan oleh dalmas lanjut .

5. Reskrim dan intel dalam unit tindak dan intai masuk ke massa saat akan memecah massa menjadi bagian bagian kecil

6. Untuk para provokator yang sudah terindentifikasi oleh unit tindak diamanakan ke posko pengamanana pemilu untuk proses lebih lebih lanjut.

Kegiatan Simulasi selesai sekitar Pukul 11.00 Wib. kgr 100 side effects tretinoin paypal, tretinoin paypal, tretinoin paypal, tretinoin paypal, tretinoin paypal, tretinoin paypal. , kgr 100 side effects cialis rezeptfrei, cialis rezeptfrei, cialis rezeptfrei, cialis rezeptfrei, cialis rezeptfrei, cialis rezeptfrei, cialis rezeptfrei, cialis rezeptfrei. , kgr 100 side effects, kgr 100 side effects, kgr 100 side effects, kgr 100 side effects, kgr 100 side effects, kgr 100 side effects.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here