Pada hari Senin, 28 November 2016 Sekira Pukul 09.30 S/D Selesai telah berlangsung aksi unjuk rasa damai dari Solidaritas Masyarakat Siregar Aek Nalas,Sigaol,Sampuara dan Buruh Batu dengan penanggung jawab SOPAR SIREGAR jumlah Massa lebih kurang 500 orang.

Adapun tuntutan dari Solodaritas Masyarakat Siregar Aek Nalas yaitu :

A. Bahwa Solidarotas Masyarakat Siregar Aek Nalas, Sigaol,Sampuara dan Buruh Batu  dan memanfaatkan potensi Sumber Daya Alam di Desa Siregar Aek Nalas dengan tujuan ingin mencari makan dan untuk kelangsungan hidup.

B. Agar Wakil Rakyat dan Bupati turut membantu bermohon supaya teman-teman dari penyelenggaraan aksi unjuk rasa yang sedang menjalani proses hukum terkait penambangan batu dibebaskan, diringankan atau di tangguhkan.

C. Agar oknum-oknum pengusaha dan oknum masyarakat yang mengatasnamakan Masyarakat peduli Tobasa agar di ketemukan dengan penyelenggara aksi Unras.

D. Supaya pengurusan izin Galian C di Desa Siregar Aek Nalas yang sedang dalam proses agar di jembatanidan dibantu agar segera selesai.

E. Agar Pemerintah dan Wakil rakyat yang sudah di pilih rakyat benar-benar menunaikan tugas, mendengar aspirasi rakyat, Pro terhadap rakyat dan jangan pernah memihak terhadap pengusaha dengan kepentingan pribadi.

F. Pihak Kesbang Pemkab Tobasa agar meninjau kembali terkait Organisasi atau Lembaga Kemasyarakatan terutama yang selalu memojokkan masyarakat kecil dengan tujuan.

 

Titik Kumpul Massa Solidaritas Masyarakat Siregar Aek Nalas di Lapangan Sisingamangaraja XII Balige Kec . Balige Kemudian Massa bergerak dengan berjalan kaki dari pelabuhan balige menuju Kantor DPRD dan Kantor Bupati Kab.Tobasa.

Aksi unjuk rasa diterima oleh :

– Asmadi lubis SH

– Toni Simanjuntak SE

– Boi Simangunsong

– Teti Pardosi

– Fauzi Sirait

– Rustam Silalahi

– Ramli Aruan

 

Hasil :

-Dimana seluruh aspirasi dari Solidaritas Masyarakat Siregar Aek Nalas

-Bahwa lokasi pengambilan batu Siregar Aek Nalas tidak termasuk dalam kawasan hutan dan DPRD tobasa berada dipihak masyarakat yang sesuai dengan Undang- undang yg berlaku.

-Pada hari Selasa, 29 November akan dilaksanakan pertemuan antara DPRD Tobasa, Pemkab Tobasa, Polres Tobasa dan perwakilan masyarakat yg membahas masalah izin Galian c dan penyakit masyarakat.

Sekira pukul 12.45 WIB massa aksi unjuk rasa telah meninggalkan gedung DPRD Tobasa dalam keadaan aman dan tertib.

 

img-20161128-wa0077img-20161128-wa0079

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here