Seorang warga Lumban Tukkut, Dusun 2 Desa Lumban Huala, Kecamatan Parmaksian, Kabupaten Tobasa  ditemukan gantung diri di pohon kemiri atau sekitar 50 meter dari rumahnya.

Saat dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim Polres Tobasa AKP M. Nainggolan,SH,M.Si dan Kanit Reskrim Polsek Porsea, Iptu S Sijabat tentang kronilogis kematian korban, menuturkan kalau pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwasannya ada seorang mayat laki-laki sudah tergantung di pohon kemiri.

“Kejadian itu sekira pukul 07.00 WIB, mayat tersebut ditemukan oleh anak-anak yang mau berangkat pergi sekolah dengan melintasi lokasi tempat dimana korban (Ridwan Sitorus) sudah tergantung. Lagi pula pohon kemiri itu pohon terbesar di kampung itu (Lumban Tukkut),” ujar Kasat Reskrim, Selasa (9/5/2017) sekira pukul 10.00 WIB.

Kasat Reskrim juga menerangkan bahwa korban tersebut merupakan terlapor dalam perkara tindak pidana diduga melakukan Pemerkosaan terhadap anak tirinya, sehingga korban nekad gantung diri karena merasa bersalah dan ketakutan.

Personil Polsek Porsea yang tiba di Tempat Kejadian Perkara (TKP), membawa jenazah Riduan ke RSUD Porsea untuk dilakukan visum.

Pihak Kepolisian juga telah melakukan koordinasi dengan tokoh masyarakat, tokoh adat dan keluarga korban atas kejadian itu.

Lanjut Kasat Reskrim, pihaknya masih menunggu hasil otopsi dari dokter. Jika hasil otopsinya tidak menunjukan murni bunuh diri, pihaknya akan langsung melakukan penyelidikan terhadap tersangka yang melakukan pembunuhan kepada korban.

.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here